Travel digital di era milenial

Digital Traveling saat ini sudah menjadi sebuah trend untuk kaum milenial. Memang, tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi sudah merambah hingga ke travel dan pariwisata. Dengan adanya digital traveling, kegiatan perjalanan akan semakin mudah untuk dilaksanakan, terutama untuk kaum milenial yang sudah terbiasa dengan smartphone dan teknologi yang sejenisnya. Cara pemesanan tiket yang mudah dan murah adalah salah satu alasan kenapa digital travel sangat diminati dan menjadi trend di kalangan milenial. Tapi tidak hanya itu saja, ada lain yang membuat digital traveling semakin diminati oleh kaum milenial. Berikut adalah alasan kenapa digital travel menjadi sebuah trend di kalangan milenial :

1. Tujuan Berwisata
Tujuan berwisata kaum milenial tidak hanya untuk refreshing, melainkan juga bertujuan untuk menambah wawasan mengenai tempat wisata dan juga memunculkan ide-ide segar. “Ide-ide segar itu akan coba diaplikasikan di pekerjaannya, di usahanya, start-upnya. Jadi valuenya bukan sekadar melepas penat, mereka banyak yang perlu kreativitas dalam pekerjaannya,” kata Hendriyapto, VP Commercial Dwidayatour.


2. Kuantitas lebih dari Kualitas
Kuantitas lebih dari kualitas maksudnya adalah kaum milenial lebih sering melakukan perjalanan yang berdurasi singkat tetapi sering, dibandingkan dengan perjalanan yang berdurasi lama tetapi jarang. Mereka lebih memilih untuk berlibur di akhir pekan dengan durasi beberapa hari, ketimbang harus menunggu musim liburan panjang. “Jadi mending liburan singkat, tapi beberapa kali dibanding harus nunggu akhir tahun. Tidak heran kalau sekarang tiket weekend itu selalu penuh,” pungkas Hendri.


3. Pengeluaran yang Lebih SedikitDari data riset tersebut, diketahui dengan Rp 2-10 juta sudah cukup bagi milenial untuk berlibur melepas penat. Dengan modal tersebut, mereka dapat berlibur ke berbagai pulau di Indonesia, berkat promo-promo yang ditawarkan oleh pihak travel digital. Dengan adanya promo seperti ini, bukan hanya kaum milenial saja yang berminat untuk berwisata, tetapi juga generasi lain karena adanya promo yang membuat biaya semakin berkurang untuk biaya perjalanan dan akan menambah biaya untuk berbelanja barang dan sebagainya.


4. Target yang Mereka Cari
Tentu saja orang yang melakukan perjalanan pastinya mencari landmark, atau ciri khas tempat suatu daerah, dan tentu saja mereka akan berfoto disana untuk mengenang perjalanan mereka di tempat tersebut. Dan untuk kaum milenial, pastinya mereka akan posting foto mereka di Instagram, Facebook, atau media sosial lainnya. Tapi tentunya tidak hanya landmark, kaum milenial juga mencari berbagai hal yang lain yang bisa membuat perjalanan mereka semakin berwarna, seperti misalnya makanan khas, kebudayaan, dan lain-lain. “Pencarian selain landmark, banyak dari hasil survei mencari kuliner, culture, dan lain-lain yang unik, antimainstream, spot menarik untuk di-upload,” kata Hendri.

5. Cara Pemesanan tanpa Ribet

Sudah tentu jaman sekarang jaman serba instan, dan kaum milenial sangat suka sekali dengan sesuatu yang instan dan praktis. Dengan adanya digital travel, kaum milenial hanya perlu mendownload aplikasi, lalu dengan cepat bisa memesan tiket dan hotel hanya dengan smartphone saja tanpa perlu bersusah payah mencari travel agent dan sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan kenapa milenial sangat berminat untuk berwisata menggunakan digital travel
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya travel digital, dunia pariwisata menjadi lebih maju dikarenakan banyaknya peminat terutama oleh kaum milenial. Mereka sangat meminati digital traveling karena harganya yang murah.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai